Minggu, 07 April 2013

Renewble Energi


BAB I
PEMBAHASAN
A.    Energi
Energy adalah suatu kemampuan untuk melakukan pekerjaan atau kegiatan. Tanpa energy, dunia ini akan diam atau beku. Dalam kehidupan manusia selalu terjadi kegiatan dan untukk melakukan kegiatan itu di perlukanya otak dan energy. Energy di peroleh melalui proses oksidasi (pembakaran) zat makanan yang masuk dalam tubuh berupa makanan, energy juga dapat di peroleh dari bahan sumber energy atau sering disebut sumber daa alam.
Sumber daya alam tersebut di bedakan menjadi 2 kelompok yaitu: Sumber daya alam yang dapat di perbaharui dan sumber daya alam ang tidak dapat di berbaharui.
Diketahui bahwa energi dapat di ubah dari suatu bentuk ke bentuk lainya. Misalna energy potensial air dapat di ubah menjadi energy listrik dan seterusnya. Adapu macam-macam energi yaitu:
1.      Energi mekanik
Energy mekanik dapat di bedakan menjadi atas dua pengertian yaitu energy potensia dan energy mekanik. Setiap benda mempunyai berat, maka baik dalam keadaan diam atau bergerak, setiap benda memiliki energy. Suatu benda yang besar akan besar pula energy kinetiknya.
2.      Energi panas
Energi panas juga disebut energy kalor. Pemberian panas pada suatu benda dapat menyebabkan kenaikan suhu benda itu ataupun bahkan kadang-kadang dapat menyebabkan perubahan bentuk, perubahan bentuk atau perubahan volume benda itu.
Ada tiga istilah yang penggunaanya sering kacau, yaitu panas, kalor, dan suhu. Panas adalah salah satu bentuk energy. Energy yang berpindah disebut kalor, sementara suhu adalah derajat panas suatu benda.

3.      Energy maknetik
Energy magnetic dapat di pahami dengan mengamati gejala- gejala ang timbul pada waktu dua batang magnet ang kutub-kutubnya saling didekatkan satu dengan yang lain, seperti di ketahui bahwa setiap magnet mempunyai 2 macam kutub, yaitu kutub magnet positif dan kutub magnet negative, jika 2 batang magnet saling di dekatkan kutub-kutubnya maka akan saling tolak- menolak apabila kedua kutub yang saling bedekatan itu sama, dan sebaliknya.
Kedua magnet itu memiliki kemampuan untuk saling melakukan gerakan. Kemampuan itu adalah energy yang saling di dalam magnet, dan energy inilah ang disebut sebagai energy magnetic. Makin besar magnetic yang dimiliki oleh suatu magnet, maka makin besar pula gaya yang ditimbulkan oleh magnet itu.
Pengertian energy magnetic akan lebih di pahami lagi jika melekukan suatu penelitian medan magnet.
4.      Energy listrik
Energy listrik adalah energi akhir yang dibutuhkan bagi peralatan listrik untuk menggerakkan motor,lampu penerangan, memanaskan, mendinginkan ataupun untuk menggerakkan kembali suatu peralatan mekanik untuk menghasilkan bentuk energi yang lain. Energi yang dihasilkan ini dapat berasal dari berbagai sumber misalnya, air,  minyak, batu bara, angin, panas bumi, nuklir, matahari dan lainnya. Energi ini besarnya dari beberapa volt sampai ribuan hingga jutaan volt.
Energy listrik di timbulkan/ di bangkitkan dengan melalui bermacam-macam cara, misalnya: dengan sungai atau air terjun yng menggunakan energy kinetic, kegunaan energy listrik dalam kehidupan sehari- hari banyak sekali yang dapat dirasakan, terutama kehidupan di kota-kota besar, bahkan sebagai penerangan sekarang sudah digunakan sampai jauh ke pelosok. Dan energy ini sangat berperan baik dalam kehidupan rumah tangga maupun bidang industry dan lain- lain.

5.      Energy kimia
Yang di maksud dengan energy kimia adalah energy yang diperoleh melalui suatu proses kimia. Kimia yang dimiliki manusia dapat diperoleh dari makanan yang dimakan melalui proses kimia.
Perubahan arang akan menghasilkan atom- atim karbon, sedang di udara terkandung atom oksigen, jika kedua macam atom tersebut dapat bereaksi, maka akan terbentuk molekul baru yaitu karbondioksida dan disertai dengan terbentuknya kalori. Kalori tersebut di kenal sebagai energy kimia. Seperti reaksi pada korek api, juga dihasilkan energy panas yang melalui suatu proses kimia.
6.      Energy bunyi
Bunyi dapat juga diartikan getaran, sehingga energy bunyi berarti juga getaran. Getaran selaras mempunyai energy dua macam yaitu energy potensial dan energy kinetic. Melalui pembahasan secara matematis dapat di tunjukkan bahwa jumlah kedua jumlah macam bunyi pada suatu getaran selaras adalah selalu tetap dan besarnya tergantung massa, simpangan dan waktu getar atau periode. Untuk contoh yang lebih jelas dengan adanya energy bunyi atau energy getaran
7.      Energi nuklir
Energy nuklir dapat dibedakan apabila suatu atom pecah menjadi atom yang lain, dan pecahnya itu disertai pembebasan energi. Satu- satunya sumber energy nuklir yang sangat besar adalah uranium. Di dalam reksi atom, atom di tembakkan dengan neuron sehingga masuk ke dalam inti uranium dan kemudian pecah. Eergi nuklir itu dapat dapat digambarkan seperti energy  yang di simpan di dalam arloji pada waktu arloji itu di putar.
Dalam perkembangan sains dan teknologi maka energy nuklir di gunakan di antaranya pada kapal bertenaga nuklir, lokomotif bertenaga nuklir, pesawat terbang bertenaga nuklir, pembangkit tenaga listrik dan juga digunakan untuk keperluan kesehatan.
8.      Energy cahaya
Cahaya merupakan energi yang menyertai dari proses perpindahan elektron dari tingkat energi yang lebih tinggi ke tingkat energi yang lebih rendah (kembalinya elektron yang sudah tereksitasi ke tempatnya semula). Elektron tersebut berada dalam keadaan tereksitasi karena diberikan energi (misalnya energi panas). Untuk kembali ke keadaan awalnya energi tersebut harus dilepaskan kembali (dilepaskan dalam bentuk energi cahaya). Sinar LASER (Light Amplification by Stimulated Emission of Radiation) mempunyai karakteristik tersendiri: monokromatik (satu panjang gelombang yang spesifik), koheren (pada frekuensi yang sama), dan menuju satu arah yang sama sehingga cahayanya menjadi sangat kuat, terkonsentrasi, dan terkoordinir dengan baik. Cahaya biasa (bukan sinar laser) memiliki panjang gelombang yang berbeda-beda, dengan frekuensi berbeda-beda pula (incoherent light) sehingga cahaya yang termasuk cahaya yang lemah. Energi cahaya dapat menolong kita untuk melihat benda. Mata dapat mendeteksi adanya energi cahaya.
Contoh benda-benda yang mempunyai energi cahaya antara lain:
• Cahaya matahari
• Cahaya bintang
• Cahaya lampu senter
• Cahaya lampu listrik
• Cahaya las karbit
Energy cahaya terutma cahaya matahari  banyak di perlukan terutama oleh tumbuhan yang berhijau daun untuk berfotosintesis. Dan sinar leser sebagai energy cahaya adalah sinar pada suatu gelombang yang sama dan amat kuat. Banyak sekali digunakan sinr leser dan meliputi banyak bidang, misalnya dalam bidang industry besar di gunakan dalam pembuatan senjata leser yang dapat menembus baja yang tebalnya 2 cm dan lain-lainya. Sinar leserpun digunakan dalam bidang kesehatan untuk menghancurkan penyakit.

9.      Energy matahari
Energi surya atau matahari telah dimanfaatkan di banyak belahan dunia dan jika dieksplotasi dengan tepat, energi ini berpotensi mampu menyediakan kebutuhan konsumsi energi dunia saat ini dalam waktu yang lebih lama. Matahari dapat digunakan secara langsung untuk memproduksi listrik atau untuk memanaskan bahkan untuk mendinginkan. Potensi masa depat energi surya hanya dibatasi oleh keinginan kita untuk menangkap kesempatan.Ada banyak cara untuk memanfaatkan energi dari matahari. Tumbuhan mengubah sinar matahari menjadi energi kimia dengan menggunakan fotosintesis. Kita memanfaatkan energi ini dengan memakan dan membakar kayu. Bagimanapun, istilah “tenaga surya” mempunyai arti mengubah sinar matahari secara langsung menjadi panas atau energi listrik untuk kegunaan kita. dua tipe dasar tenaga matahari adalah “sinar matahari” dan “photovoltaic” (photo- cahaya, voltaic=tegangan)Photovoltaic tenaga matahari: melibatkan pembangkit listrik dari cahaya. Rahasia dari proses ini adalah penggunaan bahan semi konduktor yang dapat disesuaikan untuk melepas elektron, pertikel bermuatan negative yang membentuk dasar listrik. Satuan SI untuk energi dan kerja adalah joule (J), dinamakan untuk menghormati James Prescott Joule dan percobaannya dalam persamaan mekanik panas.
Matahari memancarkan energinya dalam bentuk gelombang-gelombang radiasi. Energy yang dapat di pancarkan ini besarnya tidak kurang dari 3,8 x 10³³ erg tiap detik. Di anatra jumlah energy yang dipancarkkan itu, bumi hanya menerima sedikit energy yang di pancarkan.
B.      Pembaharuan energy

Energi terbaharui mendapatkan energi dari aliran energi yang berasal dari "proses alam yang berkelanjutan", seperti sinar matahari, angin, udara yang mengalir proses biologi, dan panas bumi. Konsep energi terbaharui diperkenalkan pada 1970-an Sebagai bagian dari usaha mencoba bergerak melewati pengembangan bahan bakar nuklir dan fosil. Definisi paling umum adalah sumber energi yang dapat dengan cepat diisi kembali oleh alam, proses berkelanjutan. Di bawah definisi ini, bahan bakar nuklir dan fosil tidak termasuk ke dalamnya.
Seluruh energi terbaharui secara definisi juga merupakan energi berkelanjutan, yang berarti mereka tersedia dalam waktu jauh ke depan yang membuat perencanaan bila mereka habis tidak diperlukan. Meskipun tenaga nuklir bukan energi diperbaharui, namun pendukung nuklir dapat berkelanjutan dengan penggunaan Reaktor peternak menggunakan uranium -238 atau torium atau keduanya. Di sisi lain banyak penentang nuklir menggunakan energi berkelanjutan. istilah'Sebagai sinonim untuk energi terbaharui, dan oleh karena itu tidak Memasukkan ke dalam energi nuklir berkelanjutan.[1]
Energy tidak bias diciptakan atau dimusnahkan, tetapi energy dapat diubah dari bentuk satu ke bentuk lainnya. Seperti yang tercantum dalam hukum kekekalan energy yang berbunyi “energy tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, energy hanya dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk lain.” Hukum kekekalan energy ini akan mengawasi apa yang terjadi dengan energy pada saat terjadi perubahan kimia dan fisika. Misalnya, kita telah melihat bahwa energy kinetic dapat berubah menjadi energy potensial ketika kita menaikkan beban pada lonceng. Sementara itu, energy potensial berubah menjadi energy kinetic ketika beban turun dan menggerakkan alat-alat lonceng. Namun, kita tidak dapat memusnahkan energy maupun menciptakannya dari sesuatu yang tidak ada. Apabila kita ingin menambah energy suatu benda dengan jumlah tertentu, haruslah diambil dari suatu benda lain.[2]
Energy terbaharui modern contohnya :
a.       Energy panas bumi
Energi panas bumi berasal dari penguraian radioaktif di pusat Bumi, yang membuat Bumi panas dari dalam, dan dari matahari, yang membuat panas permukaan bumi.
Biasanya, istilah 'panas bumi' digunakan untuk energi panas dari inti bumi. Listrik panas bumi diciptakan oleh memompa fluida (minyak atau air) ke dalam bumi, sehingga untuk menguapkan dan menggunakan vented gas panas dari kerak bumi untuk menjalankan turbin s terhubung ke generator listrik s
b.      Energi surya
Karena kebanyakan energi terbaharui pusatnya adalah "energi surya" istilah ini sedikit membingungkan. Namun yang dimaksud di sini adalah energi yang dikumpulkan langsung dari cahaya matahari.Tenaga surya dapat Digunakan untuk: Menghasilkan listrik Menggunakan sel surya, Menggunakan menghasilkan pembangkit listrik tenaga panas surya, Menghasilkan listrik Menggunakan menara surya, Memanaskan gedung, secara langsung, Memanaskan gedung, melalui pompa panas, Memanaskan makanan, Menggunakan oven surya.                                   
c.       Energi angin
Karena matahari memanaskan permukaan bumi secara tidak merata, maka terbentuklah angin. Energi Kinetik dari angin dapat Digunakan untuk Menjalankan Turbin angin, Beberapa mampu memproduksi tenaga 5 MW. Keluaran tenaga Kubus adalah fungsi dari kecepatan angin, maka Turbin tersebut paling tidak membutuhkan angin dalam kisaran 5,5 m / d (20 km / j), dan dalam praktek sangat sedikit wilayah yang memiliki angin yang bertiup terus menerus. Namun begitu di daerah Pesisir atau daerah di ketinggian, angin yang cukup Tersedia konstan.
d.      Tenaga udara
Udara Energi dapat Digunakan dalam bentuk gerak atau Perbedaan suhu. Udara Karena ribuan kali lebih berat dari udara, maka aliran udara yang pelan pun dapat menghasilkan sejumlah energi yang besar.
e.       Energi kinetic
Energi kinetic adalah bagian energi yang berhubungan dengan gerakan suatu benda. Persamaan di atas menyatakan bahwa energi kinetik (Ek) sam dengan integral dari dot product velocity () sebuah benda dan infinitesimal momentum benda ().
f.       Energy potensial
Berlawanan dengan energi kinetik, yang adalah energi dari sebuah sistem dikarenakan gerakannya, atau gerakan internal dari partikelnya, energi potensial dari sebuah sistem adalah energi yang dihubungkan dengan konfigurasi ruang dari komponen-komponennya dan interaksi mereka satu sama lain. Jumlah partikel yang mengeluarkan gaya satu sama lain secara otomatis membentuk sebuah sistem dengan energi potensial. Gaya-gaya tersebut, contohnya, dapat timbul dari interaksi elektrostatik (lihat hukum Coulomb), atau gravitasi.
g.       Energi internal
Energi internal adalah energi kinetik dihubungkan dengan gerakan molekul-molekul, dan energi potensial yang dihubungkan dengan getaran rotasi dan energi listrik dari atom-atom di dalam molekul. Energi internal seperti energi adalah sebuah fungsi keadaan yang dapat dihitung dalam sebuah sistem





BAB II
PENUTUP
Kesimpulan
1.      Energy adalah suatu kemampuan untuk melakukan pekerjaan atau kegiatan. Tanpa energy, dunia ini akan diam dan beku. Definisi energi adalah daya kerja atau tenaga, energi berasal dari bahasa Yunani yaitu energia yang merupakan kemampuan untuk melakukan usaha. Energi merupakan besaran yang kekal, artinya enegi tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan, tetapi dapat diubah dari bentuk satu ke bentuk yang lain.
2.      Macam – macam energy adalah energy mekanik, energy panas, energy magnetic, energy listrik, energy kimia, energy bunyi, energy nuklir, energy cahaya, energy matahari.
3.      Energy tidak dapat diciptakan tapi bias diperbaharui. Seperti contohnya PLTA. Dari air bias menjadi pembangkit listrik karena disitu dialiri oleh energy. Contoh-contoh energy modern adalah energy panas bumi, energy surya, energy angin, tenaga udara, energy kinetic, energy potensial, energy internal.



[1] http://id.wikipedia.org/wiki/Energi_terbarui
[2] James E Brady, kimia university asas dan struktur, binarupa aksara, Jakarta, hal 263

0 komentar:

Posting Komentar